judi kartu remi

Sosok Tokoh Raja Asli Pada Kartu Remi King

Kalangan muda maupun tua pastinya tahu akan kartu remi,bukan. Kartu yang di gunakan dalam bermain permainan poker. Kartu remi ini terdiri dari 52 kartu yang memiliki empat lambang seperti sekop, hati, wajik, dan keriting. Di dalam bermain kartu remi terdapat kartu yang memiliki nilai tinggi yang di tandai pada kartu khusus bergambar sosok wajah. Jika kalian perhatikan kartu tersebut bergambar sosok wajah seperti penampilan orang zaman dulu yang berada pada masa kerajaan.

Nah, di pembahasan kali ini admin akan menjelaskan salah satu sosok wajah gambar kartu remi yang ternyata memiliki sosok sejarah yang sebenarnya. Salah satu yang akan di bahas terutama pada kartu King remi yang digambarkan dari sosok raja-raja yang benar pernah ada. Dimana diketahui bahwa kartu king wujud raja ini terdiri dari empat bagian mulai raja sekop, raja hati, raja wajik, dan raja Keriting yang masing-masing dengan wujud wajah yang berbeda. Pada artikel kali ini, akan ungkapkan siapa sosok sebenarnya pada kartu King. Berikut adalah ulasan lengkapnya.

King Sekop – Raja David

Raja David di anggap sebagai raja ke-2 dan paling besar dalam peristiwa Israel. Kisah tentang Raja David tidak bisa di lepaskan dari pertempurannya melawan Goliath. David yang saat itu masih berumur muda membawa tantangan buat menghadapi Goliath yang telah membuat takut banyak prajurit Israel. Dikisahkan bahwa Goliath ini ialah satu orang prajurit tinggi besar dengan tingginya mencapai 3 meter lebih, menggunakan pakaian zirah yang sangat berat, di bahunya terdapat lembing tembaga dan di kakunya terdapat penutup juga dari tembaga, ia mengambil senjata tombak yang besar. Menghadapai musuh seperti itu, David hanya bermodalkan ketapel dan beberapa buah batu. Dengan kegesitan dan kehamirannya membidik, David dapat mengalahkan Goliath setelah batu yang ia lempar berkaitan dahi dari Goliath yang membuatnya terluka parah dan mati di tempat. David jadi raja bagi bangsa Israel setelah menukar raja Saul. David berusia 30 th waktu naik tahta, seterusnya ia memerintah selama kurang lebih 40 th lamanya. Jadi, David wafat pada usia 70 Thn. Anaknya, Salomo ( Sulaiman) selanjutnya menukar tahtanya.

King Hati – Raja Charlemagne

Raja Charlemagne memerintah kerajaan Franks yang kalau diibaratkan sekarang ini wilayahnya terdiri dari Perancis, Swiss, Beligia, dan sebahagian Belanda. Raja Charlemagne lahir pada th 742. Ayahnya bernama Pepin si Cebol dan kakeknya merupakan Charles Martel, seseorang pemuka bangsa Franks. Sejak jatuhnya kekaisairan Romawi, tidak ada kerajaan yang besar nya melebihi kerajaan milik Kaisar Charlemagne. Selama 45 Thn ia telah memimpin tidak kurang dari 54 pertempuran. Sejumlah pertempuran yang di ikuti dengan kemenangan demi kemenangan itu membuat kerajaan Franks pada puncak kejayaannya wilayahnya mencakup nyaris seluruh Eropa bagian barat. Cerita pertempuran Charlemagne yang paling populer pastinya yaitu penaklukan daerah Saxony, sebuah daerah luas di sebelah Utara Jerman ini di perlukan tidak kurang dari delapan kali pertempuran. Yang pertama thn 772 dan yang terakhir thn 804. Faktor-faktor agama sudah barang tentu jadi penyebab kenapa perang lawan Saxony begitu ketat dan berdarah. Beberapa orang Saxon dinamakan pagan atau tidak beragama dan Charlemagne memaksa mereka memeluka agama Nasrani. Mereka yang menolak di baptis atau belakangan balik lagi murtad jadi pagan dapat di jatuhi hukuman mati. Menurut taksiran, tak kurang dari seperempat masyarakat Saxon terbunuh dalam proses penaklukan agama dengan cara paksa ini.

King Wajik – Julius Caesar

Gaius Julius Caesar merupakan pemimpin paling besar dalam histori kerajaan Romawi, dia memimpinan kerajaan setelah berhasil memenangkan perang saudara. Julius Caesar merupakan orang yang paling jenius dalam perang, dia berhasil menambah area wilayah kekuasaannya sampai ke Oceanus Atlanticus, dia juga memimpin perang Romawi pertama yang melancarkan serangan ke Britania sekaligus memperkenalkan pengaruh Romawi ke Perancis. Julius Caesar wafat akibat ditusuk oleh Marcus Junius Brutus dan beberapa senator Romawi Yang lain, suatu pembunuhan yang mengakibatkan pecahnya perang saudara untuk yang Kedua kalinya pada kerajaan Romawi.

King Keriting – Alexander (Iskandar Agung)

Raja Alexander merupakan raja yang agung, salah satu raja yang terhebat dalam histori manusia, Raja Alexander wafat pada usia yang sangat muda (32 Th) yang sekaligus meninggalkan cerita hebat tentang penaklukannya ke seluruh penjuru eropa dan asia, sangat disayangkan Raja Alexander hasilnya wafat disebabkan oleh penyakit, dia adalah anak dari Raja Philip yang memimpin kerajaan Macedonia.

Raja Alexander banyak mendapat memberi inspirasi dari kisah perang Troya, cerita tentang kepahlawanan dari seseorang prajurit hebat bernama Achilles yang tidak pilih kehidupan panjang dan lebih pilih mati muda dengan ketenaran yang abadi, kisah itulah yang inspirasi Raja Alexander dalam menaklukan bermacam kerajaan tanpa rasa gentar sedikitpun, termasuk juga kebesaran kerajaan Persia yang dipimpin oleh Raja Darius yang pada masa itu membuat ciut nyali kerajaan Yang lain.

Demikianlah informasi yang bisa admin sampaikan semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda yang sudah membaca.

Asal Mula Kartu Remi Kartu Permainan

Salah satu alat hiburan permainan pada zamannya kerajaan dahulu adalah sebuah set kartu remi. Kartu yang sudah dikenal dan dimainkan sejak zaman dahulu ini pun masih saja tetap terkenal hingga sekarang. Banyak orang memainkan kartu remi dalam sajian permainan seperi poker, bridge, blackjack dan lainnya sebagai hiburan, menghilangkan stress maupun menghasilkan keuntungan dengan taruhan uang asli. Meski sering dimainkan, namun ternyata belum banyak yang tahu sejarah asal muasalnya. Dalam pembahasan kali ini pun admin akan menjelaskan sekilas mengenai asal dari kartu remi ini.

Fakta Jumlah Kartu Remi

Sebenarnya, kartu yang kita pakai sekarang ini yaitu kartu remi INGGRIS. Karena itu, kita menyebutkan nama-nama dalam kartu kita seperi JACK (J), QUEEN (Q), KING (K), dan ACE (A). Di tiap satu set kartu remi, ada sekitar 52 kartu yang terdiri dari 13 kartu waru (Spades), 13 kartu keriting (Clubs), 13 kartu hati (Hearts), dan 13 kartu wajik (Diamond), itu belum ditambah beberapa kartu joker di dalamnya.
Selain jenis kartu INGGRIS, masih ada lagi jenis-jenis kartu remi yang lain dari negara lain, seperti PERSIA, EROPA, CINA, MESIR, dll. Perbedaan kartu-kartu tersebut ada banyak, mulai dari jumlah kartu tiap set-nya, Wujudnya, siimbolnya, gambar-gambarnya, dll.

Di bawah ini ada beberapa fakta seputar jumlahnya kartu remi :
1. Dalam satu set kartu remi INGGRIS, terdapat 52 kartu yang melambangkan jumlah sebanyak pekan dalam satu tahun.
2. Rumus 5 + 2 = 7,7 yang diartikan sebagai jumlah hari dalam satu minggu.
3. Satu th di benua Eropa memiliki 4 Masa, dalam kartu remi dilambangkan dalam :

  • WARU (SPADES) = PERIODE MASA DINGIN
  • HATI (HEARTS) = MASA GUGUR
  • WAJIK (DIAMONDS) = MASA SEMI
  • KERITING (CLUBS) = MASA PANAS

4. Dalam satu lambang, terdapat 13 kartu remi,yang dilambangkan sebagai jumlah pekan dalam satu masa di benua Eropa.
5. Warna merah : Siang
Warna hitam : Malam
6. Angka-angka tiap kartu remi,bila dijumlahkan seluruhnya membuahkan angka 364, yang diartikan sebagai jumlah hari dalam satu tahun.
As (1) + 2 + 3 + 4 + 5 + 6 + 7 + 8 + 9 + 10 + J (11) + Q (12) + K (13) = 91
91 x 4 (suit) = 364 jumlah hari dalam setahun.

Asal Mula Kartu Remi Muncul

Kartu remi, atau dalam bahasa Inggris dinamakan playing cards, bisa dilacak sejarahnya sampai ke Cina abad ketujuh dan bisa dijamin bahwa kartu permainan ini dikenal luas di Cina pada abad kesebelas. Peristiwa kartu ini sedemikian kompleks dan saat ini sudah sulit buat diverifikasi gara-gara sempat ada musim waktu yang singkat di mana kartu ini menghilang dari dunia yang akibatnya sulit melacak contoh historisnya. Kartu remi juga sangat Berbagai, sebab tiap-tiap negara memiliki suit atau jenis kartu dan jumlah yang Berlainan. Hal yang kadang membuat frustrasi para pengelana.

Asal mula kartu remi diyakini dari Cina dan selanjutnya tersebar ke luar negara itu, pertama-tama ke India lantas ke Timur Tengah. Pada saat kartu remi tersebar ke seantero Asia, suit dan jumlah kartunya bermutasi, dengan jumlah kartu berkisar dari 36 hingga 72 lembar, dan terdiri dari tiga, empat, lima suit, bahkan lebih. Pada akhir abad ke-14, kartu remi telah masuk ke Eropa, dan jadi sangat terkenal di benua tersebut.

Kartu-kartu remi pada awalnya dibuat dengan tangan yang akibatnya harganya benar benar mahal serta ukurannya pun lebih besar di bandingkan ukuran kartu yang ada saat ini. Hanya kaum elit yang bisa memainkannya maka beberapa warga mengaitkan kartu remi dengan kaum kelas atas. Terkecuali dipakai untuk permainan, ada histori di mana kartu-kartu ini juga dimanfaatkan buat cartomancy merupakan sejenis ramalan yang memanfaatkan kartu. Kartu Tarot yang populer digunakan dalam cartomancy sebenarnya juga dimanfaatkan sebagai kartu permainan di banyak tempat di Eropa.

Aturan yang umum Digunakan, kartu remi bisa dibagi jadi kartu-kartu biji (pip) dan kartu raja (court) pada saat kartu ini masuk ke benua Eropa, di mana kartu raja menggambarkan kaum bangsawan dan kartu biji ditandai oleh bermacam jumlah obyek yang mewakili suit-nya.

Seiring perkembangan teknologi cetak kayu dan selanjutnya cetak logam, kartu remi jadi terjangkau bagi warga umum dan jumlahnya variasi rancangan kartu permainan ini pun muncul. Sebahagian besar penutur bahasa Inggris familiar dengan system yang dinamakan system “Prancis” yang berisikan 52 kartu yang dibagi jadi hearts, diamonds, clubs, dan spades, yang terdiri dari 10 kartu biji dan tiga kartu raja di tiap-tiap suit-nya. Pada th 1800-an, Beberapa orang Amerika menyambung joker, sementara itu gagasan “kartu as tinggi” muncul di masa revolusi Perancis.

Kita juga bisa menemukan kartu remi yang disusun jadi suit Latin: chalices, swords, money, dan baton digunakan untuk menggambarkan empat suit-nya di wilayah-wilayah seperti Spanyol dan Italia. Sementara itu Jerman dan beberapa bagian Eropa Timur tampaknya lebih pilih suit ala Jerman yaitu hearts, acorns, bells, dan leaves. Kartu permainan di Asia malah lebih kompleks, contohnya hanafuda Jepang atau ‘kartu bunga” dan di India yang suit-nya menggambarkan elemen-elemen yang beasosiasi dengan beragam dewa.